Cara Mendapatkan Uang di Shutterstock

zaidankomputer.com

Hai, teman-teman! Suka ambil foto atau video bagus dan mau tahu gimana caranya dapetin penghasilan ekstra dari mereka? Artikel ini pas banget buat kamu! Di sini, kita bakal bahas cara jadi kontributor di Shutterstock dan gimana cara Mendapatkan Uang di Shutterstock dari karya-karya kreatifmu.

Bayangin aja, kamu bisa jual foto-foto keren atau video ke pengguna dari seluruh dunia dan dapet royalti tiap kali karya kamu diunduh. Seru, kan? Shutterstock adalah tempat yang tepat buat wujudin mimpi itu!

Jangan khawatir, langkah-langkahnya gak serumit yang kamu kira. Kita bakal bahas cara daftar jadi kontributor, pilih foto atau video yang menarik, dan bahkan tips buat tingkatin kualitas karya kamu biar laku di pasaran. Kamu juga bakal dapetin jawaban buat pertanyaan-pertanyaan umum soal jadi kontributor di Shutterstock.

Jadi, siap memulai perjalanan jadi kontributor sukses? Jangan lewatkan artikel menarik ini! Dapetin wawasan dan tips penting buat mulai bisnis kreatifmu di Shutterstock.

Siap-siap dapetin uang dari hobimu yang kamu cintai!

Cara Mendapatkan Uang di Shutterstock
Cara Mendapatkan Uang di Shutterstock

Bagaimana Cara Kerja Shutterstock

Kalau penasaran gimana cara kerja Shutterstock, teman-teman, yuk kita kupas bareng-bareng di sini.

Coba bayangkan sebuah pasar besar, tapi bukan pasar biasa, melainkan pasar digital di mana berbagai jenis konten media seperti foto, video, dan musik dijual dan dibeli. Nah, itulah Shutterstock dalam sekilas. Jadi, Shutterstock adalah platform online yang menghubungkan para kreator konten dengan pengguna yang membutuhkan konten tersebut. Keren, kan?

Sekarang, mari kita lihat bagaimana Shutterstock bekerja:

1. Model Bisnis Berlangganan

Shutterstock bekerja dengan model bisnis berlangganan. Jadi, untuk mengakses konten-konten di Shutterstock, kamu perlu berlangganan terlebih dahulu. Biaya langganan bisa dibayar per bulan atau per tahun, tergantung pilihanmu.

2. Mitra Kontributor

Di sisi lain, Shutterstock juga bekerja sama dengan para kontributor. Siapa mereka? Kontributor adalah orang-orang yang menjual karya mereka di Shutterstock. Kamu pun bisa menjadi salah satunya. Sebagai kontributor, kamu akan mendapatkan bayaran setiap kali karya kamu diunduh oleh pengguna lain. Keren, bukan?

3. Proses Validasi

Tentu Shutterstock tidak sembarangan menerima setiap karya yang diunggah oleh kontributor. Mereka memiliki tim khusus yang bertugas untuk mengecek dan memvalidasi setiap karya yang diunggah. Tujuannya adalah memastikan bahwa karya-karya tersebut memenuhi standar kualitas mereka. Jadi, pastikan karya yang kamu unggah adalah karya terbaikmu.

4. Transaksi

Setelah melalui proses validasi, karya yang diterima akan dimasukkan ke dalam database Shutterstock dan siap dijual.

Pengguna yang berlangganan di Shutterstock bisa mengunduh karya tersebut, dan setiap kali ada yang mengunduh, kamu sebagai kontributor akan mendapatkan bayaran. Gampang, bukan? Itulah cara kerja Shutterstock, teman-teman. Meskipun terlihat rumit, sebenarnya cukup sederhana. Jadi, yuk coba bergabung dan mulai menghasilkan uang dari karya-karya kita di Shutterstock.

Langkah-langkah Cara Mendapatkan Uang di Shutterstock

Tau nggak, guys, kalau kita bisa mendapatkan uang dari Shutterstock? Bukannya tanpa usaha, tentunya ada beberapa langkah yang harus kita lakukan untuk bisa menghasilkan dari sana. Yuk, kita bahas lebih dalam lagi.

1. Menjadi Contributor Shutterstock

Untuk mendapatkan uang dari Shutterstock, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menjadi contributor.

“Lho, contributor itu apa sih?” Nah, kalau dalam Bahasa Indonesia, contributor itu bisa diartikan sebagai penyumbang atau kontributor.

Tapi di sini, maksudnya adalah kamu sebagai kreator yang menyumbangkan, atau lebih tepatnya, menjual karya-karya kamu di platform Shutterstock.

Untuk menjadi contributor, caranya gampang banget kok. Kamu tinggal buka situs Shutterstock, klik ‘Become a Contributor’, lalu ikuti instruksi yang diberikan. Mudah, kan?

2. Mengupload Karya Kamu

Setelah menjadi contributor, langkah selanjutnya adalah mengupload karya-karya kamu. Bisa foto, bisa video, bisa juga musik, tergantung karya apa yang ingin kamu jual.

Tapi ingat ya, guys, karya yang di-upload harus benar-benar milik kamu, bukan hasil jiplak orang lain. Selain itu, pastikan juga karya kamu itu berkualitas tinggi dan memiliki nilai jual.

Misalnya, untuk foto, pastikan pencahayaannya bagus, fokus, dan komposisinya menarik. Jadi, jangan asal upload, ya!

3. Dapat Diterima Sebagai Contributor

Nah, setelah mengupload karya, langkah terakhir adalah menunggu karya kamu diterima oleh tim Shutterstock.

Selama itu, yang bisa kamu lakukan adalah sabar menunggu dan tetap semangat untuk menciptakan karya-karya baru.

Jika karyamu diterima, selamat! Kamu sudah resmi menjadi seorang kontributor di Shutterstock. Setiap kali karya kamu diunduh oleh pengguna lain, kamu akan mendapatkan bayaran.

Bayaran ini bisa berupa royalti atau pembayaran flat, tergantung dari jenis langganan yang dipilih oleh pengguna.

Jadi, itu tadi beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan uang dari Shutterstock. Lumayan kan, selain bisa menyalurkan hobi, kamu juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai ciptakan dan upload karya-karya terbaikmu di Shutterstock.

Bagaimana Cara Mendapatkan Penghasilan Lebih di Shutterstock

Kamu sudah menjadi contributor di Shutterstock dan sudah mulai mendapatkan penghasilan? Itu sih sudah keren banget!

Tapi, apa kamu tahu kalau sebenarnya ada cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan penghasilan lebih dari Shutterstock? Penasaran? Yuk, kita ulas satu per satu.

1. Meningkatkan Kualitas Foto atau Video Kamu

Satu hal yang paling penting untuk mendapatkan penghasilan lebih di Shutterstock adalah dengan meningkatkan kualitas foto atau video yang kamu upload. “Lho, gimana caranya?” Nah, ini dia tipsnya:

Pahami Komposisi Foto Dalam fotografi, komposisi adalah kunci. Cobalah untuk memahami beberapa aturan komposisi seperti aturan pertiga, garis panduan, dan framing. Dengan menguasai teknik-teknik ini, foto yang kamu hasilkan pasti akan lebih menarik.

Pilih Subjek yang Menarik

Shutterstock itu kan semacam pasar, jadi kamu harus tahu apa yang lagi laku di pasar. Misalnya, foto tentang gaya hidup, makanan, atau travel.

Gunakan Alat yang Tepat

Meskipun kamera smartphone sudah cukup baik, tapi kalau bisa, gunakan kamera DSLR atau mirrorless untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Selain itu, jangan lupa juga untuk mengedit foto kamu dengan software seperti Photoshop atau Lightroom untuk memperbaiki warna, kontras, dan kejernihan foto.

2. Menggunakan Kata Kunci yang Tepat

Misalnya, kalau kamu upload foto makanan, kamu bisa menggunakan keyword seperti ‘food’, ‘delicious’, ‘yummy’, dan sebagainya.

Jadi, itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan penghasilan lebih di Shutterstock. Ingat, yang paling penting adalah konsistensi dan kualitas.

3. Menjual Foto dengan Topik yang Menarik

Yap, topik foto yang kamu jual di Shutterstock juga punya peran penting, lho. Karena tentu saja, pembeli akan mencari foto dengan topik yang mereka butuhkan.

“Lho, terus gimana caranya menentukan topik yang menarik?” Yuk, kita bahas bersama!

  • Trend Topik: Pertama, kamu bisa melihat trend topik apa yang sedang populer. Ini bisa kamu lihat dari berbagai sumber, seperti media sosial, berita, atau tren pencarian di Google. Contohnya, jika sedang ada event besar seperti Olimpiade, kamu bisa mengambil foto-foto yang berhubungan dengan olahraga.
  • Mempelajari Pasar: Kedua, pelajari pasar di Shutterstock. Shutterstock memiliki fitur yang menunjukkan foto-foto populer yang sering dibeli. Dengan mempelajari ini, kamu bisa mendapatkan gambaran tentang topik apa yang sedang dicari banyak orang.
  • Membuat Foto Unik: Ketiga, coba untuk membuat foto yang unik dan berbeda dari yang lain. Ini bisa membuat foto kamu menonjol dan menarik perhatian pembeli.

4. Mengupload Karya secara Konsisten

Nah, selain topik foto, satu hal lagi yang sangat penting untuk mendapatkan penghasilan lebih dari Shutterstock adalah konsistensi. Maksudnya, kamu harus secara rutin mengupload karya-karya baru.

Jangan ragu untuk melangkah dan mencoba, ya! Ingat, kesuksesan itu datang kepada mereka yang berani mencoba dan tak pernah menyerah. Jadi, jangan tunda lagi, mulailah menjadi contributor di Shutterstock dan raih impianmu!