3+ Cara Mengatasi EMMC Rusak

zaidankomputer.com

Hai, sobat teknologi! Pernah ngalamin masalah dengan EMMC di smartphone? Kayaknya cukup banyak yang pernah, ya. EMMC atau Embedded Multi-Media Controller adalah bagian penting di smartphone yang bertugas untuk menyimpan data.

Sayangnya, komponen ini rentan rusak, dan kalau rusak, bisa berpengaruh besar pada performa smartphone kita.

Tapi tenang, di artikel ini, kita bakal bahas cara mengatasi EMMC rusak tanpa perlu ganti, tanda-tanda EMMC rusak, serta tips agar komponen nggak rusak. Biar enak dibaca, ya!

Selain itu, kita juga bakal bahas penyebab kerusakan EMMC yang sering diabaikan, dan tips-tips untuk mencegah kerusakan EMMC.

Dijamin, setelah baca artikel ini, kamu bakal lebih paham dan nggak bingung lagi kalau ada masalah dengan EMMC di smartphone. Jadi, jangan sampai kelewatan ya!

3+ Cara Mengatasi EMMC Rusak
3+ Cara Mengatasi EMMC Rusak

Apa itu EMMC?

Jadi, EMMC atau Embedded MultiMediaCard itu semacam “otak” penyimpanan di perangkat elektronik kita.

Ini ada di smartphone, tablet, dan laptop. EMMC ini tempat kita nyimpen data, mulai dari foto selfie, video liburan, sampe aplikasi favorit.

komponen ini bener-bener penting, lho. Di smartphone, komponen ini nyimpen sistem operasi yang atur segala fungsi di smartphone kita.

Jadi, kalau komponen -nya bermasalah, bisa bikin smartphone kita jadi lambat dan bikin pusing.

Selain itu, komponen ini juga berpengaruh pada kinerja smartphone. Kecepatan baca dan tulisnya berpengaruh pada akses data dan jalannya aplikasi.

Jadi, kalau EMMC kita bagus, smartphone kita bakal lancar jaya dan nggak bikin nunggu lama saat buka aplikasi atau main game.

Tanda-tanda EMMC Rusak

1. Performa Smartphone Menurun

Kalau smartphone tiba-tiba jadi lambat banget, bisa jadi EMMC-nya bermasalah. Kinerja yang menurun ini bisa karena komponen nggak bisa baca dan tulis data dengan baik.

Jadi, kalau merasa smartphone jadi “kura-kura”, cek kondisi EMMC-nya, ya.

2. Aplikasi Sering Crash

Kalau tiba-tiba aplikasi sering keluar sendiri atau ngadat, bisa jadi EMMC-nya bermasalah. Karena EMMC nggak bisa akses data aplikasi dengan baik, aplikasi jadi ngadat dan keluar sendiri.

Jadi, kalau aplikasi sering crash, cek kondisi EMMC-nya, ya.

3. Bootloop

Kamu pernah nggak sih mengalami smartphone yang tiba-tiba nyala-mati terus kayak orang pusing? Nah, itu disebut bootloop. Bootloop terjadi ketika EMMC (memori internal) nggak bisa mengakses sistem operasi dengan baik.

Jadi, smartphone kamu jadi kayak kebingungan terus terjebak dalam siklus restart terus menerus. Kalau kamu mengalami ini, bisa jadi komponen kamu bermasalah dan perlu ditangani.

Penyebab Kerusakan EMMC

Sebelum kita bahas lebih lanjut tentang cara mengatasi EMMC rusak, penting nih kita kenali dulu apa aja yang bisa bikin EMMC rusak. Yuk, kita simak penyebab kerusakan komponen berikut ini!

  1. Overheat

Ketika smartphone terlalu panas atau sering “ngebul”, bisa bikin rusak. Overheat ini biasanya disebabkan oleh penggunaan smartphone yang berlebihan atau pengisian daya yang nggak tepat.

Jadi, kalau smartphone kamu sering panas, lebih baik cari tahu penyebabnya sebelum EMMC kamu rusak.

  1. Kegagalan Sistem Operasi

Kegagalan sistem operasi juga bisa bikin rusak. Biasanya terjadi ketika sistem operasi mengalami error atau nggak cocok dengan EMMC.

Jadi, kalau sistem operasi bikin smartphone jadi nggak nyaman dipakai, mungkin EMMC rusak karena hal tersebut.

  1. Penggunaan Aplikasi Berat

Kalau kamu suka pakai aplikasi berat seperti game dengan grafis tinggi atau aplikasi editing foto dan video, hati-hati ya. Karena penggunaan aplikasi berat ini bisa bikin rusak, terutama kalau terus menerus tanpa jeda. Jadi, sesekali istirahatlah dari aplikasi-aplikasi berat tersebut agar nggak rusak.

Solusi Mengatasi EMMC Rusak Tanpa Ganti

Yuk, kita bahas cara mengatasi komponen rusak tanpa perlu ganti yang mahal. Mungkin solusi di bawah ini bisa jadi “penyelamat” smartphone kamu dari masalah . Cekidot!

  1. Menggunakan Software Repair

Salah satu cara mengatasi komponen rusak adalah dengan menggunakan software repair. Ada banyak aplikasi yang bisa kamu coba seperti UFi Box, Easy Jtag, dan lainnya. Tapi, pastikan kamu tahu cara menggunakannya dengan benar agar nggak malah merusak smartphone kamu.

  1. Melakukan Factory Reset

Cara lain yang bisa dicoba adalah melakukan factory reset. Ini bisa membantu memperbaiki masalah. Tapi, pastikan backup data penting kamu dulu karena factory reset akan menghapus semua data di smartphone.

  1. Menghapus Aplikasi Berat

Mungkin komponen EMMC kamu “capek” karena terlalu banyak aplikasi berat. Cobalah untuk menghapus aplikasi-aplikasi yang nggak terlalu penting. Dengan begitu, beban bisa berkurang dan kondisinya bisa membaik.

Kamu pernah denger nggak, kalau cache di smartphone bisa bikin komponen jadi “sesak napas”? Nah, coba rutin membersihkan cache di smartphone kamu biar nggak terbebani.

Memperbarui Firmware

Firmware yang udah kadaluarsa atau nggak cocok dengan smartphone bisa bikin rusak. Jadi, pastikan kamu selalu update firmware smartphone supaya komponen bekerja dengan baik.

Pencegahan Kerusakan EMMC

Lebih baik mencegah daripada mengobati, kan? Nah, biar komponen kamu nggak rusak, yuk simak tips pencegahan di bawah ini. Siapa tahu tips ini bisa bikin smartphone kamu lebih awet dan nggak bikin dompet jebol.

  1. Jangan Overcharge

Kebiasaan tidur sambil nge-charge smartphone bisa bikin rusak, lho! Overcharge bikin smartphone jadi panas dan merusak EMMC. Jadi, usahakan nggak nge-charge smartphone terlalu lama.

  1. Hindari Penggunaan Aplikasi Berat

Penggunaan aplikasi berat bisa bikin EMMC rusak. Lebih baik hindari penggunaan aplikasi berat yang nggak terlalu penting. Banyak kok aplikasi ringan yang seru dan berguna.

  1. Rutin Membersihkan Cache

Cache yang numpuk di smartphone bisa bikin “kelelahan” dan rusak. Rajin membersihkan cache di smartphone biar tetap fit.

Caranya gampang banget, Kamu tinggal buka pengaturan di smartphone, cari menu penyimpanan, terus pilih “Bersihkan Cache”. Selain bikin jadi lebih lega, membersihkan cache juga bisa bikin smartphone Kamu jadi lebih cepat lho.

Kesimpulan

Nah, setelah kita bahas tuntas tentang EMMC, ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan biar nggak cepat rusak.

Dari artikel di atas, kita bisa simpulkan bahwa EMMC memang punya peran penting dalam kinerja smartphone kita. Jadi, kalau komponen -nya bermasalah, bisa berdampak besar pada kinerja smartphone.

Untungnya, Kamu nggak selalu harus ganti yang rusak dengan yang baru. Ada beberapa cara untuk memperbaikinya, mulai dari menggunakan software repair, factory reset, sampai menghapus aplikasi berat.

Tapi yang lebih baik adalah mencegah kerusakan dengan langkah preventif, seperti menghindari penggunaan aplikasi berat yang nggak terlalu penting, rutin membersihkan cache, dan nggak overcharge saat nge-charge smartphone.

Jadi, ayo perhatikan kondisi komponen di smartphone Kamu dan lakukan langkah preventif biar EMMC selalu baik dan nggak cepat rusak.

Dengan begitu, kinerja smartphone Kamu bisa optimal dan tentunya bikin pengalaman menggunakan smartphone jadi lebih nyaman dan menyenangkan.